Tantangan pendidikan karakter di era digital

Authors

  • Ijah Siti Khodijah STAI DR. KH. EZ. Muttaqien
  • Alfiah Khodijah STAI DR. KH. EZ. Muttaqien
  • Najah Adawiyah STAI DR. KH. EZ. Muttaqien
  • Imam Tabroni STAI DR. KH. EZ. Muttaqien

Keywords:

Pendidikan Karakter, Teknologi

Abstract

Era digital yang dimana suatu kondisi zaman ataupun kehidupan yang seluruh kegiatan pendukung dalam kehidupan ini sekarang sudah dipermudah dengan adanya teknologi yang canggih. Teknologi yang pada dasarnya hanyalah sebuah alat, yang dimana seluruh bidang telah memanfaatkan kecanggihannya untuk dapat mempermudah dan mempercepat pekerjaan yang dilakukan termasuk di dalam bidang pendidikan. Teknologi pada saat ini mengalami perkembangan yang semakin pesat, yang dimana teknologi ini dapat dipahami dengan mudah oleh remaja, orang dewasa, bahkan anak-anak yang masih dibawah umur. Dampak yang dimiliki teknologi ini tentunya tidak semuanya berdampak positif, tetapi juga dapat berdampak negatif, teknologi dapat berdampak positif ataupun negatif, tentunya itu semua tergantung bagaimana seseorang dapat menggunakan teknologi dengan baik atau tidak. Di era digital saat ini, tentunya dapat berhubungan dengan pembentukan karakter manusia, terutama pada anak-anak dan remaja. Pada penelitian kali ini, akan berfokus pada pemahasan mengenai karakter peserta didik setelah mengenal teknologi, dan tantangan yang dihadapi oleh para pendidik atau pengajar, serta upaya yang dilakukan pendidik atau pengajar dalam membentuk karakter peserta didik, agar tidak salah terjerumus pada jalan yang salah. Pada era digital, pendidik tentunya memiliki peran yang lebih besar lagi dalam membentuk karakter peserta didik dari sebelum adanya teknologi. Dari hasil penelitian yang telah diteliti, banyak peserta didik menggunakan teknologi untuk membuka sosial media, permainan, ada juga yang digunakan untuk membuka situs-situs pelajaran, tentunya itu semua menjadi tantangan yang akan dihadapi oleh para pendidik, bagaimana para pendidik membentuk karakter peserta didik agar tidak terkena dampak negatif dari penggunaan teeknologi tersebut.

References

Ainiyah, N. (2018). Remaja Millenial dan Media Sosial: Media Sosial Sebagai Media Informasi Pendidikan Bagi Remaja Millenial. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 2(2), 221–236.

Akbar, A., & Noviani, N. (2019). Tantangan dan solusi dalam perkembangan teknologi pendidikan di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas Pgri Palembang.

Baden, M. S., & Wilkie, K. (2004). EBOOK: Challenging Research in Problem-based Learning. McGraw-Hill Education.

Barbour, M. K., & Reeves, T. C. (2009). The reality of virtual schools: A review of the literature. Computers and Education. 52(2), 402–416.

Hasibuan, M. (2014). Makna Dan Urgensi Pendidikan Karakteer. FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 8(1), 59. https://doi.org/10.24952/fitrah.v8i1.339

Jamun, Y. M. (2018). Dampak Teknologi Terhadap Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 10.

Massie, A. Y., & Nababan, K. R. (2021). Dampak pembelajaran daring terhadap pendidikan karakter siswa. Satya Widya, 37(1), 54–61.

Muslich, M. (2022). Pendidikan karakter: menjawab tantangan krisis multidimensional. Bumi Aksara.

Novan Ardy Wiyani. (2018). Pendidikan Karakter Berbasis Total Quality Management: Konsep dan Aplikasi di Sekolah. Ar-Ruzz Media.

Pewangi, M. (n.d.). Tantangan Pendidikan Islam Di Era Globalisasi.

Putri, S. A. (2021). Pengaruh Kecerdasan Intrapersonal terhadap Karakter Religius Siswa Kelas VIII Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTs. NU Miftahul Falah Cendono Dawe Kudus. IAIN KUDUS.

Rahma, F. N., Wulandari, F., & Husna, D. U. (2021). EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN.

Rahmadani, E., Armanto, D., Syafitri, E., & Umami, R. (2021). Ontologi, Epistemologi, Aksiologi dalam Pendidikan Karakter. Journal of Science and Social Research, 4(3), 307–311.

Rosmika, R. G. (2019). PENERAPAN PROGRAM LIFESKILL–VOKASIONAL DI PURWAKARTA UNTUK PENGENALAN POTENSI WILAYAH. Universitas Pendidikan Indonesia.

Sari, N., & Sunarno, W. (2018). The Analysis Of Students Learning Motivation On Physics Learn- Ing In Senior Secondary School. 17–32.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D) (16th ed.). CV Alfabeta.

Suprayitno, A., & Wahyudi, W. (2020). Pendidikan karakter di era milenial. Deepublish.

Suripto, R, F., & Purwantiningsih. (2014). Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Dampaknya dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Ilmiah.

Tabroni, I. (n.d.). THE URGENCE OF CHARACTERISTICS DEVELOPMENT IN EARLY CHILDREN{’}S EDUCATION.

Tabroni, I. (2019). MODEL PENDIDIKAN ISLAM: Teknik Mendidik Anak dengan Treatment di Era 4.0. CV Cendekia Press.

Tabroni, I. (2021). The Importance of Islamic Education for Early Childhood in the Digital Age. JIPMukjt:Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Djati.

Tabroni, I., & Irma Mawaddah Nur. (2022). Increasing Students’ Learning Motivation in the Middle of the Covid-19 Pandemic. East Asian Journal of Multidisciplinary Research , 1(2 SE-Articles), 221–226.

Tabroni, I., & Purnamasari, R. (2022). Kajian Yasinan Mingguan dalam Membina Karakter Masyarakat Pada Masa Covid-19 di Perumahan Lebak Kinasih Purwakarta. Sivitas : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 9–18. https://doi.org/10.52593/svs.02.1.02

Tambunan, H. (2010). Model Pembelajaran Berbasis E-Learning Suatu Tawaran Pembelajaran Masa Kini dan Masa yang Akan Datang. Jurnal Generasi Kampus, 3(2), 92–114.

Tekege, M. (2017). Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran SMA YPPGI Nabire. Jurnal FATEKSA: Jurnal Teknologi Dan Rekayasa, 2(1).

Downloads

Published

2021-09-30