"Ngaji ba’da magrib" suatu pembiasaan bagi anak-anak untuk belajar al-qur’an

Authors

  • Imam Tabroni STAI DR. KHEZ. Muttaqien
  • M. Arsad Ibrahim STAI DR. KHEZ. Muttaqien
  • Ninda Nurbayani STAI DR. KHEZ. Muttaqien

DOI:

https://doi.org/10.35335/lebah.v13i2.68

Keywords:

Anak-Anak, Pengajian

Abstract

Bagi masyarakat yang tinggal di Desa Sukamaju, Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, membaca Al-Qur'an Bada Magrib telah menjadi kebiasaan dari generasi ke generasi dan dilakukan setelah setiap shalat Maghrib dalam jemaah di Masjid Jami Al-Barokah dan diakhiri dengan shalat Isha dalam jemaah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian langsung dan observasi, karena peneliti juga mengajar di tempat ia belajar. Dalam penelitian ini, anak-anak dan teman bermainnya berjumlah kurang lebih 50 siswa dalam 4 kelompok. Mengajarkan Alquran kepada anak-anak adalah tanggung jawab bersama karena tanggung jawab ini akan berkaitan dengan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Karena dengan mengajarkan Alquran, seorang anak akan diperlengkapi untuk memiliki pengetahuan tentang suatu wawasan tentang Alquran. Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa belajar membaca Al-Qur'an untuk anak ini merupakan tanggung jawab bersama bukan tanggung jawab seorang guru saja, ada banyak pelajaran dari belajar membaca Al-Qur'an, salah satunya telah dijelaskan dalam Q. S. Al-Alaq ayat 1-5 dan dalam melaksanakan pembelajaran ini harus memperhatikan aspek-aspek pendukung agar berjalan dengan baik.

References

Ahmadi. (1992). Islam Sebagai Paradigma Ilmu Pendidikan. Aditiya Media.

Khasanah, W. (2021). Kewajiban Menuntut Ilmu dalam Islam. Jurnal Riset Agama.

M. Quraish Shihab. (2009). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an Volume 12. Lentera Hati.

Muhammad Masruri, Kirin, A., Faisal Husen Ismail, Che Adenan Mohamad, Imam Tabroni, & Nik Kamal Wan Mohamad. (2022). Strategi Nabi SAW Menangani Penularan Penyakit yang Mencapai Tahap Pandemik: Strategi Nabi SAW Menangani Penularan Penyakit . HADIS, 12(23 SE-Bahasa Melayu), 25–33. https://doi.org/10.53840/hadis.v12i23.178

Ondeng, S. (2004). Islam dalam Berbagai Dimensi; Kajian tentang Agama, Sejarah dan Pendidikan. Berkah Utami.

Rusn, A. I. (1998). Pemikiran Al-Ghazali Tentang Pendidikan. Student Library.

Shihab, M. Q. (1994). Membumikan Al-Qur’an. Mizan.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta.

Susanto, M. N. (2018). Implementasi Pembiasaan Pendidikan Islam dalam Membentuk Karakter. PEDAGOGIA: JURNAL PENDIDIKAN.

Tabroni, I. (2019). MODEL PENDIDIKAN ISLAM: Teknik Mendidik Anak dengan Treatment di Era 4.0. CV Cendekia Press.

Tabroni, I. (2022). Public religious embodiment: A contemporary discussion. VERBUM ET ECCLESIA. https://doi.org/10.4102/ve.v43i1.2448

Tabroni, I., & Purnamasari, R. (2022). Kajian Yasinan Mingguan dalam Membina Karakter Masyarakat Pada Masa Covid-19 di Perumahan Lebak Kinasih Purwakarta. Sivitas : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 9–18. https://doi.org/10.52593/svs.02.1.02

Wiyani Ardy, & Novan, M. I. (2014). Psikologi Pendidikan: Teori dan Aplikasi dalam Proses Pembelajaran (II). Ar-Ruzz Media.

Downloads

Published

2020-03-29