Jurnal Bahasa Analisis Penggunaan Bahasa Gaul Betawi, Stimulasi Berpikir Kritis Pada Pembicara dan Pendengar

Analisis Penggunaan Bahasa Gaul Betawi, Stimulasi Berpikir Kritis Pada Pembicara dan Pendengar

Penulis

  • Mochammad rizqi suryadi rizqi penelitian jurnal bahasa
  • Fadmi Kholillah Fadmi Kholillah
  • Wahyudin Ahmadi Universitas Pancasakti Bekasi

Kata Kunci:

Bahasa Betawi, Komunikasi, Metode, Pengucapan Bahasa

Abstrak

Jurnal ini bersifat deskriptif kualitatif, penelitian ini bertujuan menganalisis tentang Bahasa Betawi yang sering banyak orang berfikir tentang Bahasa yang mereka ucapkan dalam percakapan yang diucap dalam kebudayaan Bahasa Betawi, dan penelitian ini dilakukan karena pengunaan Bahasa pada orang Betawi di wilayah Jabodetabek. Setiap Bahasa masyarakat Betawi yang diucapkan memiliki arti dalam kalimat Bahasa itu sendiri, bahkan Bahasa yang diucapkan sangatlah unik bagi orang-orang yang belum menghetahui Bahasa yang diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian dalam suatu rangkaian langkah-langkah yang dilakukan secara berencana dan sistematis guna mendapatkan suatu pemecahan terhadap masalah yang diajukan. Metode yang digunakan mengunakan metode kualitatif adalah metode penelitian yang dilakukan dengan mengacu pada data, tingkahlaku pada budaya Betawi terutama pada Bahasa, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji Bahasa Gaul yang unik sering digunakan oleh penduduk Jabodetabek tentang Bahasa Betawi Gaul yang sering diucapkan sehari-hari dalam berkomunikasi orang Betawi.

Referensi

Ahimsa-Putra, H. S. (2012). Fenomenologi agama: Pendekatan Fenomenologi untuk memahami agama. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 20(2), 271–304.

Aini, N. (2019). Bahasa Indonesia Sebagai Alat Media Komunikasi Sehari-Hari.

Devianty, R. (2017). Bahasa sebagai cermin kebudayaan. Jurnal Tarbiyah, 24(2).

Erwantoro, H. (2014). Etnis Betawi: Kajian Historis. Patanjala: Journal of Historical and Cultural Research, 6(2), 179–192.

Fatmawati, D., & Fatonah, K. (2018). Peningkatan Keterampilan Menulis Narasi Melalui Pembelajaran Kontekstual Kelas IV SDN Sukabumi Utaran 04 Pagi. Jurnal Eduscience, 4(1), 38–46.

Fauziah, S. (2015). Faktor sosiokultural dalam pemakaian bahasa. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 1(1), 154–174.

Firdaussi, A. L. W. (2019). Peran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris pada Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Era Global.

Handayani, R. (2001). Perpustakaan Anak di Yogyakarta Dengan Penekanan pada Suasana Ruang yang Memberikan Kenyamanan Gerak Sesuai dengan Karakteristik Anak yang Aktif dan Dinamis.

Murdiyati, S. (2020). Peranan bahasa indonesia dalam membangun karakter generasi muda bangsa. Educatif Journal of Education Research, 2(3), 25–30.

Nugroho, H. W. (2009). Komunikasi dalam keperawatan gerontik.

Nurdin, I., & Hartati, S. (2019). Metodologi penelitian sosial. Media Sahabat Cendekia.

Nurhasanah, N. (2014). Pengaruh Bahasa Gaul Terhadap Bahasa Indonesia. Forum Ilmiah, 11(1), 15–21.

Oktarina, Y., & Abdullah, Y. (2017). Komunikasi dalam perspektif teori dan praktik. Deepublish.

Prasasti, R. (2016). Pengaruh bahasa gaul terhadap penggunaan bahasa Indonesia mahasiswa Unswagati. LOGIKA Jurnal Ilmiah Lemlit Unswagati Cirebon, 18(3), 114–119.

Rahma, S. (2020). Penuturan Bahasa Aceh di Kalangan Masyarakat Sibreh Kecamatan Sukamakmur. UIN Ar-Raniry.

Shivani, I. (2020). Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Sosial” Instagram”.

Sopandi, A. (2011). Menelusuri Budaya dan Bahasa Melayu Betawi Dialek Bekasi: Dulu, Kini dan Prospek Sebagai Muatan Lokal. Edukasi, 3(1), 93–104.

Sudarsana, U. (2014). Pembinaan minat baca.

Suparman, S. (2014). Prosesi Ritual Pascapemakaman Masyarakat Tangru Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang. Prosiding, 1(1), 163–167.

Widaningsih, T. T., Diana, R., & Rahayunianto, A. (2019). Wisata Kuliner Kawasan Wisata Budaya Betawi Setu Babakan. Prociding: Public Relation Dan Periklanan (Menghadapi Revolusi Industri 4.0), Penerbit Buku Litera, Yogyakarta.

Wirawan, R. P. (2009). Rehabilitasi stroke pada pelayanan kesehatan primer. Majalah Kedokteran Indonesia, 59(2), 61–71.

Diterbitkan

2024-05-08