Memperbaiki akhlak santri di pondok pesantren al asy’ariyah

Authors

  • Anissa STAI DR. KHEZ. Muttaqien
  • Siti Nurfazriah STAI DR. KHEZ. Muttaqien
  • Imam Tabroni STAI DR. KHEZ. Muttaqien

DOI:

https://doi.org/10.35335/lebah.v15i2.71

Keywords:

Akhlah, Kebiasaan, Pondok pesantren

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi di Pondok Pesantren yaitu: (1) Santri dan Santriwati yang kurang memiliki akhlak yang baik terhadap guru, (2) Kebiasaan yang kurang baik saat melaksanakan kegiatan di Pondok Pesantren, (3) Kurangnya pengetahuan dalam melaksakan pendidikan budi pekerti yang di terapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif untuk lebih menggali inti dalam permasalahan penelitian dengan Teknik pengumpulan data menggunakan Wawancara dan mengamati. Teori yang menjadi rujukan dalam penelitian ini diantaranya teori pengelolaan Lembaga pondok pesantren, dan konsep Pendidikan di luar sekolah. Hasil penelitian adalah (1) dari 50% santri, 51% santri memiliki kejujuran yang baik, 52% memiliki tingkat kedisplinan yang tinggi, 31% santri yang memiliki kemandirian, 48% Kesopanan, 45% tanggung jawab. (2) upaya pondok pesantren dalam menciptakan system pembelajaran dalam membentuk akhlak dan kebiasaan. (3) faktor penghambat dalam proses Pendidikan akhlak diantaranya ola asuh yang diajarkan rumahnya dengan pola asuh yang di terapkan di pondok pesantren belum Singkron sehingga perlu penyamaan persepsi anatara orang tua dan pengajar di pondok pesantren.

References

Dhofier, Z. (1994). Tradisi Pesantren. Jakarta. LP3ES.

Hidayat, T., Rizal, A. S., & Fahrudin. (n.d.). Peran Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam Di Indonesia.

Imam Tabroni, L. R. (2021). ISLAMIC EDUCATION AND CHARACTER DEVELOPMENT: CHARACTER CRISIS ANALYSIS. Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 1(3), 5–7. http://journal.stiestekom.ac.id/index.php/Education/article/view/95

Muhammad Masruri, Kirin, A., Faisal Husen Ismail, Che Adenan Mohamad, Imam Tabroni, & Nik Kamal Wan Mohamad. (2022). Strategi Nabi SAW Menangani Penularan Penyakit yang Mencapai Tahap Pandemik: Strategi Nabi SAW Menangani Penularan Penyakit . HADIS, 12(23 SE-Bahasa Melayu), 25–33. https://doi.org/10.53840/hadis.v12i23.178

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D) (16th ed.). CV Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Suharto B. (2011). Dari Pesantren Untuk Umat: Reiventing Eksistensi Pesantrendi Era Globalisasi. Imtiyaz.

Tabroni, I. (2019). MODEL PENDIDIKAN ISLAM: Teknik Mendidik Anak dengan Treatment di Era 4.0. CV Cendekia Press.

Tabroni, I., & Purnamasari, R. (2022). Kajian Yasinan Mingguan dalam Membina Karakter Masyarakat Pada Masa Covid-19 di Perumahan Lebak Kinasih Purwakarta. Sivitas : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 9–18. https://doi.org/10.52593/svs.02.1.02

Downloads

Published

2022-03-28