Penerapan Nadhom Dalam Melantunan Alqur’an Pada Usia Anak-Anak

Authors

  • Cecep Rif’at Syaripudin STAI DR. KH. EZ. Muttaqien
  • Imam Tabroni STAI DR. KH. EZ. Muttaqien

DOI:

https://doi.org/10.35335/lebah.v14i1.66

Keywords:

Naghom, Al-Qur’an, Anak-Anak

Abstract

Salah satu mu’zizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah al-Qur’an. Al-Qur’an itu agung sudah sepantasnya diperlakukan juga secara agung pula,diantara nya dengan cara melantunkan al-Qur’an dengan memakai  naghom (lagu atau irama membaca al-Qur’an). Meskipun  tajwidlah yang terpenting didalam melantunkan ayat-ayat didalam al-Qur’an tapi melantunkan al-Quran dengan  naghom juga hal yang penting yang harus dilakukan oleh seorang qori atau pelantun al-Qur’an didalam melantunkan al-Qur’an, bahkan orang yang melantunkan al-Qur’an tidak dengan nada, kata Rosul bukan termasuk umat kami. Naghom dalam seni baca al-Quran menurut para ahli itu ada delapan macam naghom pokok atau lagu pokok  namun yang dipakai di Indonesia adalah tujuh naghom pokok atau lagu pokok,kemudian dari lagu pokok ini lahir nagho/lagu cabang,ada delapan belas lagu cabang yang lahir dari lagu-lagu pokok. Bagi orang yang melantunkan al-Qur’an memiliki lima keutamaan sebagaimana yang telah dibahas oleh ‘ulama dalam kitab riyadhussoolihiin. Al-Quran itu agung menjadi keharusan bagi kita selaku umat islam mengagungkan al-Qur’an,ada tata krama yang harus dilakukan ketika kita sedang membaca al-Qur’an,diantaranya yaitu kita diwajibkan memiliki wudhu terlebih dahulu apabila mau memegangnya, membaca ta’awudz dan basmalah ketika akan membaca-nya dan menundukkan kepala ketika sedang membaca-nya. Al-Quran adalah obat bagi penyakit dzohir maupun penyakit bathin,ketika kita sedang dalam keadaan resah dan gelisah bacalah al-Qur’an dengan penuh keikhlasan.

References

Ahmad, A. K. (2003). Dasar-Dasar Metode Penelitian Kualitatif. Indobis Media Center.

Assya’bani, R., Sari, A., Hafizah, E., Hasanah, F., & Marniyah, M. (2021). Pembelajaran Tajwid Dan Tahsin Al-Qur’an Dengan Metode Qira’Ati Di Rumah Belajar Mahasiswa Kkn Desa Hambuku Hulu. Al-Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1. https://doi.org/10.35931/ak.v1i1.697

Imam Tabroni, Islamiyah Nurkholis, & Aldi Robiansyah. (2022). Optimization Cultivating Character Values that Become Integrity Nation. Jurnal Multidisiplin Madani, 2(3 SE-Articles), 1235–1246. https://journal.formosapublisher.org/index.php/mudima/article/view/232

Imam Tabroni1, S. M. (2022). The Role The Diniyah Takmilyah Madrasah In Developing Character Learners. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i2.4215

Khamid, A., Prasmanita, D., Munawaroh, R., Zamroni, A., & Nasitoh, O. E. (2020). Implementasi Pembelajaran Tajwid dan Ketrampilan Membaca Al-Qur’an dalam Materi Al-Qur’an Hadist. Attractive : Innovative Education Journal, 2(2), 45. https://doi.org/10.51278/aj.v2i2.38

Rahmawan, A. R. (2015). Iqro’, tajwid dan Tahsin Panduan Belajar Membaca Al-Qur’an untuk Pemula. Pustaka Baru Press.

Tabroni, I. (2019). MODEL PENDIDIKAN ISLAM: Teknik Mendidik Anak dengan Treatment di Era 4.0. CV Cendekia Press.

Tabroni, I., & Purnamasari, R. (2022). Kajian Yasinan Mingguan dalam Membina Karakter Masyarakat Pada Masa Covid-19 di Perumahan Lebak Kinasih Purwakarta. Sivitas : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 9–18. https://doi.org/10.52593/svs.02.1.02

Zakiyah, Rafani Aura Suci, Tabroni, Imam, A. P. (n.d.). CHARACTER ESTABLISHMENT THROUGH ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION. Education: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(1), 5–9. http://journal.stiestekom.ac.id/index.php/Education/article/view/97

Downloads

Published

2020-09-30

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>