Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga) di desa naman jahe puskesmas tanjung langkat kec. selapian kabupaten langkat tahun 2021

Authors

  • Nurhikmah Panjaitan Universitas Putra Abadi Langkat
  • Srinur Nilawati Universitas Putra Abadi Langkat

DOI:

https://doi.org/10.35335/lebah.v15i1.59

Keywords:

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga; Tingkat Pengetahuan

Abstract

Pengetahuan adalah hasil dari “tahu “ dan ini terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap objek tertentu. Terbentuknya suatu tindakan seseorang (over behavior) dipengaruhi  pengetahuan. Pengetahuan yang baik tentang tanaman obat sangat di perlukan untuk memanfaatkan tanaman obat keluarga yang ada di halaman maupun di kebun. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemanfaatan tanaman obat  keluarga di desa naman jahe  di Puskesmas Tanjung Langkat Kecamatan Selapian kabupaten langkat  tahun 2021. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif korelasi yang menggunakan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 93 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan 5 responden (5,4%) dengan pengetahuan baik,  64 responden (68,80%) dengan pengetahuan cukup dan 24 responden (25,8%) dengan pengetahuan kurang. Berdasarkan pemanfaatan tanaman obat keluarga di dapati, 39 responden (39,8%) memanfaatkan tanaman obat keluarga dan 56 responden (60,2%) tidak memanfaatkan tanaman obat keluarga. Kesimpulan penelitian ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pemanfaatan obat keluarga dimana signifikan (α) = 5% ( 0,05) diperoleh  P Value = 0,000 pada df = 2, dimana sig  < α ( 0,000 < 0,05 ). Diharapkan petugas kesehatan memberikan penyuluhan tentang pentingnya tanaman obat sehingga masyarakat mempunya tingkat pengetahuan yang baik dan memanfaatkan tanaman obat keluarga

References

Ariastuti, R., & Herawati, V. D. (2019). Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Kecamatan Banyudono, Boyolali. Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences, 4(2), 5–12.

Darmawijaya, I. P., Erfiani, N. M. D., & Waruwu, D. (2019). Pendampingan Kelompok Tanaman Obat Keluarga Menuju Keluarga Sehat Di Desa Catur, Kintamani, Bangli. Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK), 2.

Depkes, R. I. (2016). Menkes Canangkan Resolusi Jakarta Guna Hilangkan Stigma dan Diskriminasi Kusta. Online. Tersedia: http://www. depkes. go. id/article/view/15012700001/menkes ….

Eldawaty, E., Asnaldi, A., Wahyuri, A. S., & Kibadra, K. (2020). Pembuatan Jamu Serbuk Instan Berbasis Tanaman Obat Keluarga (Toga) Bagi Ibu-Ibu Pkk Di Kelurahan Tarantang Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang. Jurnal Berkarya Pengabdian Masyarakat, 2(1), 49–55.

Hikmat, A., Zuhud, E. A. M., Sandra, E., & Sari, R. K. (2011). Revitalisasi konservasi tumbuhan obat keluarga (toga) guna meningkatkan kesehatan dan ekonomi keluarga mandiri di desa Contoh Lingkar Kampus IPB Darmaga Bogor. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 16(2), 71–80.

Kusbandari, A., & Prasasti, D. (2020). Pembudidayaan tanaman obat keluarga dan penyuluhan tanaman obat keluarga untuk pencegahan Covid-19 di dusun Ngentak Pelem, Banguntapan, Bantul. Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan, 2(1), 873–878.

Maulida, A., Dewi, I. K., & Yulianto, S. (2019). Sikap Dan Pengetahuan Terhadap Jamu Di Komunitas Yoga First Klaten. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional, 4(2), 57–61.

Nopiani, N., & Sasmito, C. (2019). Hasil Cek Similarity: Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Simpang Tiga Kecamatan Banyuk Hulu Kabupaten Landak. Pelayanan Kesehatan Masyarakat Di Puskesmas Simpang Tiga Kecamatan Banyuk Hulu Kabupaten Landak, 17(1), 1–7.

Novika, K. (2020). IMPLEMENTASI RENCANA STRATEGIS KEMENTERIAN KESEHATAN RI TAHUN 2015-2019 DENGAN KEJADIAN ANGKA KEMATIAN IBU DI KOTA TANGERANG SELATAN. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

Widyawati, V. (2019). Jadi Dokter Keluarga di Rumah Sendiri. LAKSANA.

Downloads

Published

2021-09-30