Simposium Perikanan dan Kelautan sebagai Instrumen Kolaborasi Multipihak dalam Pembangunan Agromaritim Kabupaten Halmahera Selatan

Authors

  • Tamrin Tamrin Universitas Khairun, Indonesia
  • Riyadi Subur Universitas Khairun, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/lebah.v19i5.565

Keywords:

Agromaritim, Halmahera Selatan, Hilirisasi, Kolaborasi, Simposium

Abstract

Kabupaten Halmahera Selatan memiliki potensi agromaritim yang besar, namun pembangunan wilayah masih menghadapi permasalahan berupa lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan, rendahnya integrasi lintas sektor, serta belum optimalnya pemanfaatan riset dan inovasi. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman, kolaborasi, dan sinergi multipihak dalam mendukung pembangunan agromaritim berkelanjutan melalui penyelenggaraan Simposium Perikanan dan Kelautan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis forum ilmiah yang melibatkan pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, pemuda, dan masyarakat pesisir. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan diskusi interaktif. indikator keberhasilan kegiatan adalah tersusunnya rekomendasi strategis pembangunan agromaritim Kabupaten Halmahera Selatan. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi dan interaksi peserta serta meningkatnya pemahaman mengenai pentingnya pembangunan agromaritim berbasis kolaborasi. Simposium menghasilkan tiga rekomendasi strategis, yaitu pembentukan Gugus Tugas Agromaritim, penyusunan peta jalan hilirisasi berbasis komoditas unggulan, dan pengusulan Halmahera Selatan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Agromaritim. Kegiatan ini memperkuat pendekatan collaborative governance dalam pembangunan wilayah kepulauan serta mendorong penguatan komunikasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan pembangunan daerah

References

Baek, E., So, A. R., & Wui, P. Y. (2026). Climate change and environmental drivers of Gim (Pyropia yezoensis) aquaculture: evidence from Wando, South Korea. Aquaculture International, 34(3), 106.

BPS Halmahera Selatan. (2025). Halmahera Selatan dalam Angka Tahun 2025.

Darman, R. (2026). Peran Gugus Tugas Reforma Agraria Terhadap Konflik Tanah Bekas Lapangan Terbang di Nagari Gadut Kabupaten Agam. Tunas Agraria, 9(1), 49–66.

Hadji, F., Taeran, I., Ahmad, M. J., Djamhur, M., Iksan, K. H., & Karman, A. (2021). Evaluasi Pemanfaatan dan Kepuasan Fasilitas Rantai Dingin dan SPDN di PPP Bacan Kabupaten Hlmahera Selatan. Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management, 12(1), 1–10.

Han, Z., Wei, Y., Bouckaert, F., Johnston, K., & Head, B. (2024). Stakeholder engagement in natural resources management: Where go from here? Journal of Cleaner Production, 435, 140521.

Kementerian Dalam Negeri. (2025). Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2-2430 Tahun 2025 tentang perubahan atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 200.2.2-2138 Tahun 2025 tentang pemberian dan pemutakhiran kode, data wilayah administrasi pemerintahan, dan pulau.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2020a). Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 102/KEPMEN-KP/2020 tentang kawasan konservasi di perairan Kepulauan Widi di Provinsi Maluku Utara.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2020b). Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 103/KEPMEN-KP/2020 tentang kawasan konservasi di perairan Kepulauan Guraici di Provinsi Maluku Utara.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2020c). Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 104/KEPMEN-KP/2020 tentang kawasan konservasi di perairan Pulau Makian dan Pulau Moti di Provinsi Maluku Utara.

Lubis, R. (2025). Digitalisasi dan Strategi Bisnis Elektronik dalam Pengembangan Hilirisasi Sawit Bernilai Tambah: Studi pada PTPN IV. Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan), 8(2), 85–99.

Maccioni, S., d’Angella, F., De Carlo, M., & Sfogliarini, B. (2024). Stakeholder Engagement and Triggers for Sustainable Development in Complex Fragile Ecosystems: Evidence from Alpine Trentino Region. In Sustainability (Vol. 16, Issue 22, p. 9879).

Meutia, S., & Nasution, A. G. (2024). Analisa Kerusakan Pada Mesin Press Expeller Pada Stasiun Pengolahan Dengan Metode Fault Tree Analysis (FTA) DI Perkebunan Nusantara III (PERSERO) PKO Sei Mangkei. Industrial Engineering Journal, 13(1), 1–9.

Mukhaiyar, U., Sari, F. P., Suherlan, B. C., & Eldhyawati, S. Y. (2022). Pemetaan spasial hasil tangkapan tuna untuk mendorong program pemerintah tepat sasaran (studi kasus: Maluku Utara). Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 14(2), 111–123.

Nasar, F., Kamal, M., Hadi, A., Khotib, M., & Amana, A. (2024). Peranan Subsektor Holtikultura, Kontribusi Pembagunan Wilayah Di Kabupaten Halmahera Selatan. Jurnal Bingkai Ekonomi, 9(2), 12–21.

Nonet, G. A.-H., Gössling, T., Van Tulder, R., & Bryson, J. M. (2022). Multi-stakeholder Engagement for the Sustainable Development Goals: Introduction to the Special Issue. Journal of Business Ethics, 180(4), 945–957.

Nugrah, A., Kapita, S. N., & Khairan, A. (2025). Identifikasi citra ikan cakalang berdasarkan fitur bentuk dan tekstur menggunakan metode k-means clustering. IJIS, 10(2), 246–255.

Nur, M., Sinay, S. B., & Rumkel, N. (2025). Penyelenggaraan Kewenangan Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Pariwisata Bahari yang Berkeadilan bagi Masyarakat Pesisir di Kabupaten Halmahera Selatan. Jurnal Hukum Pelita, 6(2), 790–808.

Nusantara, S. D., Muhammad, F., Maryono, M., & Halim, M. A. R. (2023). Tantangan pengelolaan wilayah pesisir di Kabupaten Halmahera Selatan. Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia, 3(2), 216–225.

Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara. (2014). Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2014 tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Provinsi Maluku Utara tahun 2014–2034.

Peraturan Presiden Republik Indonesia. (2025). Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2025–2029.

Radiarta, I. N., Sudradjat, A., & Kusnendar, E. (2010). Analisis spasial potensi kawasan budidaya laut di Provinsi Maluku Utara menggunakan aplikasi data penginderaan jauh dan sistem informasi geografis. Jurnal Riset Akuakultur, 5(1), 143–153.

Ririhena, J. E., Bayau, E., Erbabley, B. Z., & Natan, Y. (2023). Analisis Potensi Sumberdaya Perikanan Tahun 2019-2022 di Pulau Halmahera. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 5.

Suherman, A., Santosa, M. A., Ihsan, Y. N., Wijayanto, D., & Juwana, S. (2020). The eradication of IUU fishing in Indonesia for fisheries resources sustainability by the Task Force 115. AACL Bioflux, 13(5), 2522–2537.

Tamrin, M., & Kamaluddin, A. K. (2022). Pengelolaan agroforestri pada blok pemberdayaan masyarakat KPH Bacan Kabupaten Halmahera Selatan. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 17(2), 135–147.

Wance, M., Kaliky, P. I., & Syahidah, U. (2021). PKM Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan Desa Pasir Putih Kabupaten Halmahera SelatanTitle. Selaparang, 3(2), 233–240.

Zaenuddin, M. (2023). Strategi kebijakan pembangunan di Kota Batam. Elastisitas: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 5(1), 13–20.

Zitri, I., Gushadi, A., Darmansyah, D., & Subandi, A. (2023). Pariwisata Halal di Nusa Tenggara Barat: Implementasi dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Journal of Social and Policy Issues, 3(3), 113–120.

Downloads

Published

2026-05-30