Penguatan Peran Pemerintah Distrik dan Kampung melalui Pendekatan Community Action Plan di Kabupaten Teluk Bintuni

Authors

  • Suleman Samuda Sangadji Institute for Public Accountability, Indonesia
  • Dian Aswita Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Citra Puspita Tohamba Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Andi Asti Handayani Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Tuti Supatminingsih Universitas Negeri Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/lebah.v19i3.519

Keywords:

Community Action Plan, Pengembangan Ekonomi Kawasan, Perencanaan Partisipatif, Rencana Aksi, Teluk Bintuni

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran pemerintah distrik dan kampung dalam mendukung pengembangan ekonomi kawasan berbasis sumber daya alam di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya ketergantungan ekonomi terhadap aktivitas industri, keterbatasan kapasitas perencanaan di tingkat lokal, serta lemahnya koordinasi lintas kampung dan distrik dalam merumuskan arah pengembangan ekonomi pasca aktivitas utama industri. Melalui kegiatan ini, tim pelaksana memfasilitasi proses perencanaan partisipatif dengan menggunakan pendekatan Community Action Plan yang menempatkan pemerintah distrik dan kampung sebagai aktor utama dalam mengidentifikasi permasalahan, memetakan potensi dan aset lokal, serta menyusun rencana aksi bersama. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui analisis situasi awal, diskusi kelompok terarah, lokakarya partisipatif, dan pendampingan dalam perumusan rencana aksi yang bersifat operasional dan kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap tantangan dan peluang pengembangan ekonomi kawasan, terpetakannya potensi lokal secara lebih sistematis, serta tersusunnya rencana aksi komunitas yang disepakati bersama. Dampak positif lainnya terlihat dari mulai menguatnya peran pemerintah distrik dan kampung dalam proses perencanaan ekonomi kawasan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kapasitas perencanaan partisipatif yang berkelanjutan dalam mendukung pembangunan ekonomi kawasan di Kabupaten Teluk Bintuni

References

Andrews, M., Pritchett, L., & Woolcock, M. (2017). Building State Capability Evidence, Analysis, Action (Vol. 6, Issue 11). Oxford University Press.

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Chambers, R. (1994). The origins and practice of participatory rural appraisal. World Development, 22(7), 953–969. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90141-4

Fadli, Y., & Sarofah, R. (2021). The Possibilities for an Urban Community Action Plan and Collaborative Work Support for Slum Improvement: A Case Study in Jakarta. Policy & Governance Review, 5(3), 206. https://doi.org/10.30589/pgr.v5i3.391

Fitrinitia, I. S. (2025). Analisis Pembangunan Berbasis Masyarakat- Studi Kasus CAP (Community Action Plan) di Kelurahan Kramat. Cities and Urban Development Journal, 3(1). https://doi.org/10.7454/cudj.v3i1.1035

Ghassani, S. A., Priyarsono, D. S., Rindayanti, W., & Seminar, A. U. (2023). Analisis pembangunan wilayah melalui program dana desa di Kabupaten Bogor: pendekatan teori kelembagaan. Majalah Geografi Indonesia, 37(1), 48–55. https://doi.org/10.22146/mgi.75432

Green, G. P., & Haines, A. (2017). Asset Building & Community Developmen. SAGE Publications, Inc. https://doi.org/https://doi.org/10.4135/9781483398631

Grindle, M. S. (2004). Good Enough Governance: Poverty Reduction and Reform in Developing Countries. Governance An International Journal of Policy, Administration, and Institutions, 17(4), 525–548. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/j.0952-1895.2004.00256.x

Hamdi, N., & Goethert, R. (1997). Action Planning for Cities: A Guide to Community Practice. In The Journal of Land & Public Utility Economics (Vol. 21, Issue 1). John Wiley & Sons. https://doi.org/10.2307/3158939

Haridison, A., Iskandar, D., & Gaffar, U. H. (2022). Model Pengembangan Ekonomi Lokal: Studi Kasus Desa Sampirang I (Satu) Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 7(2), 85–101. https://doi.org/10.14710/jiip.v7i2.14208

Hidayat, W. (2024). Community Action Plan (CAP) Dalam Penataan Kawasan Kumuh Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Sains Dan Teknologi ISTP, 21(1), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.59637/jsti.v21i01.407

Kindon, S., Pain, R., & Kesby, M. (2007). Participatory Action Research Approaches and Methods: Connecting People, Participation and Place. Routledge.

Komite-Tiap. (2023). Tangguh Independent Advisory Panel Final Report on Operations and Tangguh Expansion Project (Issue June). https://www.bp.com/content/dam/bp/country-sites/en_id/indonesia/home/news/reports/2023_en_tiap_report.pdf

Komite-Tiap. (2025). Tangguh LNG: Proyek Besar, Risiko Gede. https://re-course.org/publications/tangguh-lng-bahasa/

Kurt Lewin. (1946). Action research and minority problems. Journal of Social Issues. Journal of Social Issues, 2(4), 34–46. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/j.1540-4560.1946.tb02295.x

Mairiza, K. T., & Noviarita, H. (2023). Meningkatkan Kemampuan Green Economy Dalam Mendorong Pengembangan Desa Wisata Untuk Mewujudkan Pembangunan Yang Berkelanjutan. Revenue : Jurnal Ekonomi Pembangunan Dan Ekonomi Islam, 6(02), 40–53. https://doi.org/10.56998/jr.v6i02.98

Mansuri, G., & Rao, V. (2013). Localizing Development: Does Participation Work? In The Word Bank (Ed.), Localizing Development. https://doi.org/10.1596/978-0-8213-8256-1

Muslim, A., & Kurniawan, T. (2020). Community Action Plan (Cap) Dalam Penataan Kawasan Kumuh Dari Perspektif Good Urban Governance: Sebuah Tinjauan Literatur. Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan, 5(1), 33–50. https://doi.org/https://doi.org/10.33701/j-3p.v5i1.1023

Parashar, S., Sharma, A., & Shaw, R. (2011). From action planning to community-based adaptation. In Community, Environment and Disaster Risk Management (Vol. 6, Issue 2011, pp. 163–182). Emerald. https://doi.org/10.1108/S2040-7262(2011)0000006015

Patton, M. Q. (2011). Developmental Evaluation: Applying Complexity Concepts to Enhance Innovation and Use. In The SAGE Glossary of the Social and Behavioral Sciences. Guilford Press. https://doi.org/10.4135/9781412972024.n727

Regmi, B. R., Star, C., & Leal Filho, W. (2016). An overview of the opportunities and challenges of promoting climate change adaptation at the local level: a case study from a community adaptation planning in Nepal. Climatic Change, 138(3–4), 537–550. https://doi.org/10.1007/s10584-016-1765-3

Selvia, S. I., Danasari, I. F., Fitri, N., Maulin, Sukma, L. H., Pratama, M. G., Akbar, Z. I. A., & 1Program. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Desa Mekarsari Lombok Barat Melalui Perencanaan Desa Berbasis Participatory Rural Appraisal (PRA). Jurnal Abdi Insani, 12(3), 1303–1310. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i3.2457

Tim-Redaksi. (2025). Suku Sebyar Masih Terpinggirkan di Tengah Kekayaan LNG Tangguh. Media Pro Rakyat. https://mediaprorakyat.com/2025/10/31/suku-sebyar-masih-terpinggirkan-di-tengah-kekayaan-lng-tangguh/#:~:text=Suku Sebyar Masih Terpinggirkan di Tengah Kekayaan LNG Tangguh - Media Pro Rakyat

Valencia, P., & Oppusunggu, R. E. (2022). Peningkatan Kualitas Permukiman di Semper Timur RW 10 melalui Aksi Masyarakat. Jurnal Strategi Desain Dan Inovasi Sosial, 4(1), 20–37. https://dx.doi.org/10.37312/jsdis.v4i1.5301

Downloads

Published

2026-01-29