Terapi Bermain Anak Mengurangi Stres Dan Meningkatkan Pengalaman Rumah Sakit
DOI:
https://doi.org/10.35335/lebah.v18i4.372Keywords:
Hospitalisasi, Stres Anak, Terapi bermainAbstract
Anak mengalami stres karena dirawat di rumah sakit , terutama karena kehilangan keluarga mereka.Kecemasan adalah perasaan yang dialami anak saat dirawat di rumah sakit, biasanya diwujudkan dengan tangisan dan ketakutan terhadap orang baru. Terapi bermain untuk anak-anak yang dirawat di rumah sakit dapat membantu mengurangi konflik dan kecemasan mereka.Anak-anak dapat mengekspresikan rasa marah, frustasi, dan permusuhan saat bermain, sehingga mereka dapat melupakan ketegangan dan beradaptasi dengan kecemasan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana terapi bermain berdampak pada kecemasan anak-anak yang dirawat di rumah sakit.Tingkat stres adalah variabel dependen, dan variabel independen adalah terapi bermain.Desain penelitian menggunakan pendekatan one group pra-post test design dengan jumlah sampel 10 responden.Data penelitian diambil dengan memberikan kuesioner kepada responden, setelah terkumpul data dianalisa dengan Uji Wilcoxon.Hasil penelitian diperoleh sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 4 responden (40%), sebagian responden berusia 2-3 tahun sebanyak 4 responden (40%) dan 4-5 sebanyak 4 responden (40%) , responden terbanyak sebelum diberikan terapi bermain memiliki tingkat kecemasan Oversensitivity sebanyak 63% dan setelah diberikan terapi bermain didapatkan 47 % mengalami perubahan/penurunan skor/skala. Berdasarkan uji statistik terdapat pengaruh terapi bermain dengan kecemasan, dengan tingkat kesignifikansinya 0,000 dimana ρ<0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terapi bermain di rumah sakit tidak hanya akan membuat anak senang, tetapi juga akan membantu mereka menyalurkan perasaan dan pikiran mereka seperti cemas, takut, sedih, tegang, nyeri, dan diharapkan proses penyembuhan anak akan lebih cepat karena anak akan lebih kooperatif dengan perawatan.
References
Agus Periyadi, Immawati, dan S. N. (2022). Penerapan Terapi Bermain Plastisin (Playdought) Dalam Menurunkan Kecemasan Anak Usia Prasekolah (3 – 5 Tahun) Yang Mengalami Hospitalisasi. Jurnal Cendikia Muda, 2(1), 9–16.
Al-Beltagi, M., Saeed, N. K., Bediwy, A. S., Alhawamdeh, R., & Elbeltagi, R. (2025). Management of critical care emergencies in children with autism spectrum disorder. World Journal of Critical Care Medicine, 14(2), 1–28. https://doi.org/10.5492/wjccm.v14.i2.99975
Ely Rahmatika Nugrahan, Ghofur, A., Mamnuah, Nuryant, T., & Budiarti, I. S. (2025). Keperawatan Psikologi Holistik.
Ersyad Ithok, A., Nurhayati, S., & Immawati. (2022). Penerapan Terapi Bermain Mewarnai Gambar Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Hospitalisasi Anak Usia Prasekolah (3-5 Tahun) Application of Coloring Picture Play Therapy To Reduce an Anxiety Level in Preschool Age Children (3-5 Years). Jurnal Cendikia Muda, 2(2), 220–226. https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/339
Fitriany, F., & Putra, A. (2023). Penanggulangan stres pada remaja pasca lulus sekolah. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 5(1), 135–146.
Gkintoni, E., Vantaraki, F., Skoulidi, C., Anastassopoulos, P., & Vantarakis, A. (2024). Promoting Physical and Mental Health among Children and Adolescents via Gamification—A Conceptual Systematic Review. Behavioral Sciences, 14(2). https://doi.org/10.3390/bs14020102
Godino-Iáñez, M. J., Martos-Cabrera, M. B., Suleiman-Martos, N., Gómez-Urquiza, J. L., Vargas-Román, K., Membrive-Jiménez, M. J., & Albendín-García, L. (2020). Play therapy as an intervention in hospitalized children: A systematic review. Healthcare (Switzerland), 8(3), 1–12. https://doi.org/10.3390/healthcare8030239
Habibi, M. M. (2022). Penanganan Kecemasan pada Anak Usia Dini Melalui Terapi Bermain. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(1), 156–162. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i1.297
Karwati, E., Sutini, T., & Srisantyorini, T. (2024). Terapi Bibliotherapy dan Puzzle Terbukti Efektif untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Anak Usia Sekolah dengan Hospitalisasi. Jurnal Penelitian Kesehatan “SUARA FORIKES” (Journal of Health Research “Forikes Voice”), 15(3), 364. https://doi.org/10.33846/sf15302
Koukourikos, K., Tzeha, L., Pantelidou, P., & Tsaloglidou, A. (2020). The Importance of Play During Hospitalization of Children. Materia Socio Medica, 27(6), 438. https://doi.org/10.5455/msm.2015.27.438-441
Lailaturohmah Kurniawati, Deby Putri Angela, & Dea Kusuma Rahmawati. (2025). Terapi Bermain Clay Terhadap Anxiety Anak Akibat Hospitalisasi di Magetan. Panggung Kebaikan : Jurnal Pengabdian Sosial, 2(1), 152–160. https://doi.org/10.62951/panggungkebaikan.v2i1.1215
M. A, H., & Tjahjono, H. (2020). Pengaruh Terapi Bermain Terhadap Kecemasan Anak Yang Mengalami Hospitalisasi Di Ruang Mirah Delima Rumah Sakit William Booth Surabaya. Jurnal Keperawatan, 10(1), 21–29. https://doi.org/10.47560/kep.v4i1.184
Musfiroh, L. (2024). PENGARUH TERAPI BERMAIN TERHADAP KECEMASAN PASIEN ANAK USIA PRA SEKOLAH PADA FASE PRA PEMBEDAHAN: LITERATURE REVIEW. 1–36.
Oktalviano, E. (2020). Atasi Dampak Hospitalisasi Pada Anak Sakit Dengan Terapi Bermain. RSUD Raja Ahmad Tabib, 2–5. https://rsudtpi.kepriprov.go.id/read_more.php?idberita=520
Rahman1, Z., Fadhilah2, U., & , Afiqah, 3. (2020). PENGARUH TERAPI BERMAIN MEWARNAI GAMBAR TERHADAP KECEMASAN AKIBAT HOSPITALISASI PADA ANAK PRASEKOLAH. 10(1), 39–47.
Sang, N. (2024). USIA PRASEKOLAH DI RUANG PERAWATAN ANAK RS SARI ASIH CILEDUG ” Skripsi Oleh : Nurhayati Sang FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN SEMARANG TAHUN 2024.
Sapardi, V. S., & Andayani, R. P. U. (2024). Pengaruh Terapi Bermain Puzzle Islami Terhadap Kecemasan Pada Anak Usia Pra Sekolah Dengan Hospitalisasi. In Jurnal Kesehatan Mercusuar (Vol. 4, Issue 2).
Siregar. (2022). PENGARUH TERAPI BERMAIN TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN ANAK YANG DI RAWAT DI RUANG SANDAT RSAD UDAYANA DENPASAR. הארץ, 8.5.2017, 2003–2005.
Sunarti. (2021). Terapi Bermain “Sense Of Pleasure Play” Di Ruang Perawatan Anak RSUD Kota Makassar. Window of Community Dedication Journal, 02(01), 23–34. https://doi.org/10.33096/wocd.vi.1760
Wani, S., & Ah, M. ’. (2024). Pentingnya Peran Orang Tua Terhadap Kesehatan Mental Anak. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2), 63–68. https://doi.org/10.62017/merdeka
Wijaya, D. C., & Rahman, I. (2024). Modifikasi Perilaku Anak dalam Masa Adaptasi Kehidupan di Panti Asuhan melalui Play Therapy. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 34434–34441. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/18971
Yanti, L., & Dessy. (2021). Pengaruh Terapi Bermain Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Anak Usia Pra Sekolah Selama Masa Hospitalisasi. Jurnal Kesehatan, 10(2012), 1–8.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dawson Zulveritha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

