Efektivitas Gerakan Budaya Cuci Tangan Dalam Pencegahan Kedaruratan Diare dan Oralit pada Anak Usia Dini di Jakarta Selatan

Authors

  • Tito Sujipto Program Studi Keperawatan Anak, Fakultas Ilmu Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika
  • Tesa Program Studi Keperawatan Anak, Fakultas Ilmu Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Keywords:

Gerakan Budaya Cuci Tangan, Pencegahan Diare, Keadaan Darurat ORS, Kesehatan Anak Usia Dini, Jakarta Selatan

Abstract

Penyakit diare menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya di kalangan anak usia dini di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Gerakan Budaya Cuci Tangan dalam menurunkan angka kejadian penyakit diare dan kedaruratan Larutan Rehidrasi Oral (ORS) pada kelompok anak usia dini di Jakarta Selatan. Melalui pendekatan metode campuran, survei kuantitatif dan wawancara kualitatif dilakukan untuk menilai praktik kebersihan tangan, kejadian diare, penggunaan oralit, dan faktor sosio-demografis di antara pengasuh anak di bawah usia lima tahun. Analisis kuantitatif menunjukkan adanya hubungan positif antara partisipasi dalam Gerakan Budaya Cuci Tangan dan peningkatan praktik kebersihan tangan, termasuk peningkatan frekuensi mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Para pengasuh yang berpartisipasi secara aktif dalam gerakan ini melaporkan tingkat kejadian diare yang lebih rendah pada anak-anak mereka, hal ini menunjukkan efektivitas promosi kebersihan tangan dalam mencegah penyakit diare. Selain itu, wawasan kualitatif memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi praktik kebersihan tangan dan penggunaan oralit di masyarakat. Para pengasuh menyatakan peningkatan kesadaran akan pentingnya mencuci tangan dalam mencegah penyakit diare, dan mengaitkan penerapan praktik kebersihan tangan yang lebih baik dengan inisiatif pendidikan yang dipelopori oleh Gerakan Budaya Cuci Tangan. Selain itu, hambatan terhadap penggunaan oralit, termasuk kesalahpahaman tentang kemanjuran dan terbatasnya aksesibilitas, diidentifikasi dan diatasi melalui intervensi berbasis masyarakat.

References

Andini, R. (2021). Hubungan Perilaku Hygiene dengan Kejadian Diare di Sekolah Dasar Al-Washliyah 30 Medan Labuhan. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Anita, B., & Febriawati, H. (2019). Puskesmas dan Jaminan Kesehatan Nasional. Deepublish.

Apriluana, G., & Fikawati, S. (2018). Analisis faktor-faktor risiko terhadap kejadian stunting pada balita (0-59 bulan) di negara berkembang dan asia tenggara. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 28(4), 247–256.

Arring, O. D., & Winarti, E. (2024). PERAN SANITASI SEHAT DALAM PENCEGAHAN STUNTING: TINJAUAN LITERATUR BERDASARKAN HEALTH BELIEF MODEL. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 656–675.

Dewi, S. R., & Ners, S. K. (2015). Buku ajar keperawatan gerontik. Deepublish.

Handayani, L. T. (2023). Buku Ajar Implementasi Teknik Analisis Data Kuantitatif (Penelitian Kesehatan). PT. Scifintech Andrew Wijaya.

Handoko, Y., Wijaya, H. A., & Lestari, A. (2024). Metode Penelitian Kualitatif Panduan Praktis untuk Penelitian Administrasi Pendidikan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Hasanah, U., & Mahardika, D. R. (2021). Edukasi prilaku cuci tangan pakai sabun pada anak usia dini untuk pencegahan transmisi penyakit. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1(1).

Irmayani, N. R., Habibullah, H., Erwinsyah, R. G., Mujiyadi, B., Nurhayu, N., Aeni, A., Gaol, H. L., Suradi, S., Sumarno, S., & Nainggolan, T. (2021). Kebijakan Desa Berketahanan Sosial. Puslitbangkesos & P3KS Press.

Mahendra, P. (2022). Hubungan antara perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan kejadian diare pada anak usia sekolah di wilayah Desa Pemecutan Kelod Denpasar Barat. Skripsi: ITEKES Bali.

Malau, R., & Sulandari, S. (2020). Evaluasi Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Di Kelurahan Jabungan Kecamatan Banyumanik Kota Semarang/29/Adm. Publik/2020. Faculty of Social and Political Science.

Martioso, P. S., Rahardja, F., & Paskaria, C. (n.d.). Persepsi Ibu Mengenai Diare Pada Anak. Zahir Publishing.

Mis, H. L. (2016). Kontribusi POSDAYA MASJID" MIFTAHUL HIDAYAH". Duta Media Publishing.

MONICA, S., Maigoda, T. C., Krisnasary, A., Wahyudi, A., & Kusdalinah, K. (2022). Intervensi Stunting Di Negara Berkembang Literature Review. Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Naipospos, T. S. P. (2014). Penyakit Hewan: Dampak Bagi Kesehatan Masyarakat, Kemiskinan, dan Lingkungan. Bogor: Center For Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) Press.

Nasional, B. P. P. (2019). Pembangunan gizi di Indonesia. Jakarta: Direktorat Kesehatan Dan Gizi Masyarakat.

Palupi, F. H., ST, S., Arismawati, D. F., ST, S., Ke, M., Tumenggung, I., Margalin, B., Prisusanti, R. D., ST, S., & Prihayati, S. S. (2023). Ilmu Kesehatan Masyarkat. CV Rey Media Grafika.

Rafiuddin, A. T., & Purwanty, M. (2020). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Miracle Journal of Public Health, 3(1), 65–75.

Rahayu, A., & Wahyuni, T. (2015). Analisis Praktik Klinik Keperawatan pada an. A dengan Post Operasi Laparatomi Explorasi Invaginasi dengan Terapi Boneka Tangan untuk Mengurangi Dampak Hospitalisasi di Ruang PICU RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda 2015.

Rozali, Y. A. (2022). Penggunaan analisis konten dan analisis tematik. Penggunaan Analisis Konten Dan Analisis Tematik Forum Ilmiah, 19, 68.

Statistik, B. P. (2014). Kajian indikator sustainable development goals (SDGs). Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Suryani, D. (2021). Buku Ajar Ilmu Kesehatan Masyarakat bagi Mahasiswa Gizi. Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Tanjung, N., Auliani, R., Rusli, M., Siregar, I. R., & Taher, M. (2023). Peran Kesehatan Lingkungan dalam Pencegahan Penyakit Menular pada Remaja di Jakarta: Integrasi Ilmu Lingkungan, Epidemiologi, dan Kebijakan Kesehatan. Jurnal Multidisiplin West Science, 2(09), 790–798.

Taufiqurrahman, M., Ping, M. F., & Sari, F. N. (2023). Edukasi Pengenalan Obat Serta Optimalisasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Pada Siswa Sekolah Dasar. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(2), 1210–1215.

TSUNAMI, M. B. (n.d.). BAB 5. MANAJEMEM BENCANA TSUNAMI. PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 2017, 90.

Upa, L., & Winarti, E. (2024). PERAN TEORI HEALTH BELIEF MODEL DALAM MENELAAH HUBUNGAN ANTARA PERILAKU MASYARAKAT, KETERSEDIAAN PENAMPUNGAN AIR HUJAN, DAN KEJADIAN DIARE DI DAERAH YANG BERGANTUNG PADA SUMBER AIR HUJAN: TINJAUAN PUSTAKA. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 871–893.

Downloads

Published

2024-03-30

How to Cite

Tito Sujipto, & Tesa. (2024). Efektivitas Gerakan Budaya Cuci Tangan Dalam Pencegahan Kedaruratan Diare dan Oralit pada Anak Usia Dini di Jakarta Selatan. Lebah, 17(2), 34–42. Retrieved from http://plus62.isha.or.id/index.php/abdimas/article/view/196